Lapas Karawang Gelar Edu Trip, Perkenalkan Pertanian dan Peternakan pada Siswa SD

Gambar. Ketika para rombongan yang terdiri dari puluhan siswa tiba di kawasan LASKAR Farm, (ist)
banner 500x300

KARAWANG | KABARPRESISI — Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Karawang kembali menghadirkan program edukatif bagi masyarakat. Kali ini, melalui kegiatan Edu Trip bersama siswa-siswi SD Islam Terpadu LAMPU IMAN Karawang di LASKAR Farm, Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Kamis (2/7).

Kegiatan ini dirancang untuk mengenalkan dunia pertanian, peternakan, perikanan, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan nasional sejak usia dini.

Rombongan yang terdiri dari puluhan siswa tiba di kawasan LASKAR Farm pukul 08.30 WIB, setelah dijemput dari lokasi sekolah satu jam sebelumnya.

Para peserta disambut langsung oleh petugas Lapas Karawang yang memperkenalkan konsep SAE sebagai tempat pembinaan kemandirian warga binaan, sekaligus pusat pengembangan program ketahanan pangan.

Pembelajaran dimulai dengan sesi praktik pertanian. Anak-anak diajak meninjau area persawahan dan mempraktikkan langsung penyiraman serta penanaman padi.

Dengan semangat, mereka belajar memahami tahapan awal budidaya padi, dan menyadari bahwa setiap butir beras yang dikonsumsi sehari-hari membutuhkan proses panjang serta kerja keras para petani.

Baca Juga :  Ketua DPW Progib Jatim Soemardi Priono Lantik Ketua DPC, Pesan Tegas: Jabatan Bukan Kehormatan, Tapi Amanah Besar

Kegiatan dilanjutkan ke area peternakan ayam KUB, di mana peserta memperoleh penjelasan mengenai proses pemeliharaan, pemberian pakan, hingga produksi telur. Anak-anak tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga diberi kesempatan memberi pakan dan mengambil telur hasil produksi.

Kunjungan ke rumah DOC (Day Old Chick) semakin menambah wawasan mereka tentang proses penetasan telur menggunakan mesin inkubator modern.

Tidak berhenti di situ, rombongan juga mengunjungi kandang sapi dan domba Dorper. Para siswa tampak antusias saat belajar merawat anakan domba, mulai dari pemberian pakan hingga susu. Interaksi langsung dengan hewan ternak ini menjadi salah satu momen paling berkesan bagi peserta.

Di sektor perikanan, anak-anak diberikan edukasi mengenai budidaya ikan dan praktik memberi pakan. Kegiatan memancing yang digelar di kolam tanah menyulut kegembiraan, sekaligus menjadi pengalaman baru bagi sebagian besar siswa.

Baca Juga :  Kunjungan Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat ke Lapas Karawang: Ketahanan Pangan Tumbuh dari Lahan Idle

Usai rangkaian edukasi lapangan, acara dilanjutkan dengan coffee break dan lomba mewarnai bertema pertanian, peternakan, dan lingkungan. Pada sesi terakhir, siswa menerima materi edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan dan mencintai sektor pertanian. Mereka juga diperkenalkan dengan produk hasil pembinaan warga binaan, seperti kopi dan roti yang diproduksi di lingkungan Lapas.

Kepala Lapas Kelas IIA Karawang, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, mengatakan bahwa Edu Trip merupakan bentuk nyata komitmen Lapas Karawang dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui program ketahanan pangan di LASKAR Farm.

“Melalui Edu Trip ini, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus bermakna. Anak-anak tidak hanya melihat langsung proses pertanian, peternakan, dan perikanan, tetapi juga memahami pentingnya ketahanan pangan dan kepedulian terhadap lingkungan. Di sisi lain, masyarakat dapat melihat bahwa pembinaan di Lapas mampu menghasilkan kegiatan produktif dan bermanfaat luas,” ujar Ma’ruf.

Baca Juga :  Meski Digugat di PN Bangil, PTSL Desa Randupitu Tetap Lanjut ke Tahap Verifikasi BPN

Kegiatan ini memperkuat peran Lapas Kelas IIA Karawang sebagai institusi pemasyarakatan yang tidak hanya fokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pendidikan masyarakat.

Sinergi antara pembinaan, ketahanan pangan, dan pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang peduli lingkungan, menghargai proses produksi pangan, serta mendukung kemandirian pangan Indonesia.($@n)

banner 500x300