PASURUAN | KABAR PRESISI – Dua residivis begal yang meresahkan masyarakat Pasuruan dan sekitarnya dilumpuhkan tim Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Keduanya terpaksa ditembak di bagian kaki karena melakukan perlawanan dan mencoba kabur saat akan ditangkap di kawasan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (10/6) pagi.
Kepala Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus begal yang terjadi pada 29 Mei 2025 di wilayah Pandaan.
”Pagi tadi kami berhasil menangkap dua pelaku begal di Pasuruan,” ujar Jumhur saat konferensi pers di Mapolda Jatim.
Kedua tersangka diidentifikasi dengan inisial S (warga Kecamatan Kraton) dan MS (warga Kecamatan Wonorejo), keduanya warga Kabupaten Pasuruan. Menurut penyelidikan, keduanya adalah residivis kambuhan yang telah tiga kali terlibat dalam kasus kejahatan serupa.
”Dua tersangka ini merupakan residivis yang sudah tiga kali melakukan tindak pidana yang sama,” tegasnya.
Dalam proses penangkapan, petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur dengan menembak betis kedua pelaku karena berusaha melarikan diri dan melawan. Setelah dilumpuhkan, keduanya langsung digiring ke Mapolda Jatim untuk pemeriksaan intensif.
Hasil penyidikan sementara mengungkapkan bahwa modus para pelaku adalah mengincar pengendara sepeda motor yang melintas sendirian di jalan sepi, dengan mayoritas korban adalah perempuan. Saat korban berusaha mempertahankan kendaraannya, pelaku tidak segan melakukan kekerasan, seperti memukul korban dengan helm hingga mengalami luka dan trauma mendalam.
Polisi juga menduga kedua residivis ini terlibat dalam sejumlah aksi kejahatan lintas kota, termasuk pencurian kendaraan roda empat di wilayah Pasuruan dan Malang.
”Bukan hanya roda dua, ada roda empat juga. Kami masih melakukan pengembangan karena ada beberapa TKP di Pasuruan dan Malang dengan ciri-ciri pelaku yang sama,” ungkap Jumhur.
Hingga saat ini, Ditreskrimum Polda Jatim masih terus memburu kemungkinan pelaku lain dalam jaringan yang sama, serta mendalami sejumlah lokasi kejadian perkara lain yang diduga berkaitan dengan aksi komplotan begal tersebut.($@n)
Dua Residivis Begal Pasuruan Dilumpuhkan Tim Jatanras Polda Jatim











