banner 500x300

Polres Pasuruan Salurkan Bantuan untuk Korban Pergeseran Tanah di Purwodadi

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Kapolres Pasuruan, AKBP Jazuli Dani Irawan, S.I.K., M.Tr.Opsla, bersama jajaran dan Bhayangkari, menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, yang terdampak bencana pergeseran tanah.

Sebanyak 176 warga dari 53 kepala keluarga di camp pengungsian SDN Cowek II, menerima bantuan berupa sembako dan perlengkapan kebutuhan dasar, seperti mie instan, beras, telur, selimut, dan handuk

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para pengungsi yang hingga kini masih bertahan di tempat pengungsian.

Baca Juga :  Polsek Winongan dan Warga Bersinergi Pulihkan Akses Jalan Pascabanjir di Prodo

“Bantuan kami salurkan pasca kejadian Jumat (31/1) yang lalu dan semoga bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban mereka,” ujar AKBP Jazuli Dani Irawan, Minggu (02/02/25).

Selain menyerahkan bantuan, Kapolres Pasuruan beserta rombongan juga meninjau langsung lokasi terdampak bencana untuk melihat kondisi warga dan lingkungan yang terkena pergeseran tanah.

Mantan Kapolres Pamekasan itu mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan serta kebutuhan dasar para pengungsi tetap terpenuhi.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Kota dan Tokoh Masyarakat Perkuat Sinergi Berantas Perjudian

“Kami akan terus memantau situasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak agar masyarakat yang terdampak bisa segera mendapatkan solusi terbaik,” terang AKBP Dani.

Kegiatan penyerahan bansos ini turut dihadiri oleh Wakapolres Pasuruan Kompol Hari Aziz, Ketua Bhayangkari Cabang Pasuruan Widia Dani Irawan, serta jajaran pejabat utama Polres Pasuruan dan Forkopimcam Purwodadi.

Masyarakat setempat menyambut baik kepedulian yang ditunjukkan oleh jajaran kepolisian.

Baca Juga :  Langkah Cepat Unit Reskrim Polsek Purwosari: Pencuri "Tikus Gudang" di Purwosari Tersungkur Setelah 4 Kali Melenggang.

Mereka berharap dukungan ini dapat terus berlanjut hingga kondisi kembali normal. (*)