Inspeksi Mendadak di Dapur Lapas Pasuruan, Kakanwil Jatim Pastikan Hak Gizi Warga Binaan Terpenuhi

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Di tengah kesibukan agenda serah terima jabatan dan pisah sambut Kepala Lapas, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, Kusnali, menyempatkan diri melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dapur Lapas Kelas IIB Pasuruan, Jumat pagi (21/8/2026). Langkah ini diambil untuk memastikan secara langsung kualitas bahan pangan dan menu makanan yang disajikan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

Mengenakan atribut dinas, Kusnali yang didampingi oleh jajaran pengelola Lapas Pasuruan meneliti setiap sudut dapur umum. Ia secara saksama mengecek kesegaran bahan makanan, kebersihan area pengolahan, hingga proses distribusi makanan. Tidak hanya sekadar melihat, ia juga memastikan bahwa menu yang disiapkan telah memenuhi standar gizi dan regulasi yang berlaku.

Baca Juga :  Polsek Bangil Gelar Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih Sambut HUT ke-81 RI

Kepala Lapas Pasuruan, Fahmi Rezatya Suratman, menyambut positif kegiatan tersebut. Menurutnya, sidak mendadak ini menjadi bentuk perhatian nyata sekaligus penguat semangat bagi petugas dalam menjalankan tugas pelayanan dasar.

“Kami sangat mengapresiasi kedatangan Bapak Kakanwil. Ini menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi kami untuk terus konsisten menjaga kualitas konsumsi WBP, mulai dari pemilihan bahan baku hingga makanan siap santap,” ujar Fahmi di sela-sela pendampingan.

Fahmi menambahkan, dapur merupakan jantung layanan pemasyarakatan karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Karena itu, aspek higienitas, ketepatan takaran gizi, dan cita rasa menu menjadi perhatian utama yang terus dikawal oleh pihak Lapas Pasuruan.

Baca Juga :  ‎Kemerdekaan yang Meriah: Mas Zaini dan Sekretariat DPRD Pasuruan Buktikan Kekompakan di Usia RI ke-81

Di sisi lain, Kusnali menegaskan bahwa pemenuhan hak dasar WBP, termasuk makanan yang layak dan bergizi, bukanlah sekadar prosedur administratif. Peninjauan di lapangan ini menjadi bukti komitmen bahwa pengawasan harus hadir secara fisik, bukan hanya di atas kertas.

“Saya ingin memastikan bahwa apa yang menjadi hak warga binaan benar-benar diterima. Layanan makanan ini adalah cerminan pelayanan pemasyarakatan yang humanis dan profesional,” tegas Kusnali.

Sidak dapur ini menjadi salah satu rangkaian pengawasan rutin Kanwil Ditjenpas Jatim sekaligus penegasan bahwa peningkatan kualitas layanan dasar, khususnya di bidang konsumsi, adalah prioritas yang tidak bisa ditawar. Kunjungan ini pun berlangsung kondusif sebelum akhirnya Kusnali melanjutkan rangkaian acara pisah sambut di aula Lapas Pasuruan. (Humas Lapas Pasuruan)

banner 500x300