‎Orang Tua Murid Kecewa, ATM PIP SDN Sumberglagah Justru Dipegang Kepala Sekolah

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Sebuah dugaan penyimpangan dalam penyaluran bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) mencuat di SDN Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.

Pasalnya, kartu ATM yang seharusnya dipegang oleh orang tua/wali murid justru dikuasai oleh kepala sekolah setempat. Hal ini memicu kekecewaan di kalangan orang tua murid yang mengaku tidak pernah mengetahui secara pasti pencairan dana bantuan tersebut.

‎Para wali murid pun menyuarakan harapan agar ATM PIP segera dikembalikan kepada pemiliknya. Mereka menilai, penyerahan ATM kepada wali murid adalah langkah paling tepat demi terciptanya transparansi dan kejelasan dalam setiap proses penerimaan bantuan.

‎Menindaklanjuti persoalan ini, awak media mendatangi SDN Sumberglagah pada Rabu (19/08/2026), untuk menggali informasi lebih lengkap. Namun, saat tiba di lokasi, kepala sekolah tidak berada di tempat.

Baca Juga :  Tiang Listrik dan Lampu Merah Tertanam di Lahan Warga, Pemilik Tanah Minta Segera Digeser

Fathul, salah seorang guru di SDN Sumberglagah, menyampaikan bahwa kepala sekolah sedang menghadiri rapat di luar.

‎Ketika dikonfirmasi oleh wartawan, Fathul mengaku tidak mengetahui secara detail perihal penguasaan ATM PIP oleh kepala sekolah. “Saya tidak tahu masalah ATM PIP yang dipegang kepala sekolah, dan saya juga tidak tahu menahu soal ini,” ujar Fathul saat diwawancarai di sela-sela aktivitas mengajarnya.

‎Sementara itu, berdasarkan keterangan dari narasumber berinisial S yang enggan disebutkan namanya, ATM PIP memang dipegang oleh kepala sekolah. Menurut pengakuan sang kepala sekolah kepada sejumlah pihak, dana bantuan tersebut disebut telah digunakan untuk keperluan perbaikan fasilitas sekolah atau biaya darurat lainnya.

‎“Kata kepala sekolah, uangnya sudah habis buat perbaikan fafing (plafon) atau buat biaya darurat,” ungkap S kepada awak media.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan klarifikasi resmi terkait penggunaan dana PIP dan alasan penahanan ATM oleh kepala sekolah. Orang tua murid berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti dugaan ini agar hak anak-anak mereka tidak terabaikan.

‎Reporter: Huri
‎Editor: M.Hasan

banner 500x300