PASURUAN | KABARPRESISI – Semangat kemerdekaan tidak hanya berkobar di balai kota atau alun-alun. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan, denyut HUT ke-81 Republik Indonesia terasa sangat kental.
Jajaran pegawai dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) tidak hanya mengikuti upacara kenegaraan bersama Wali Kota Pasuruan di luar, tetapi juga menggelar upacara internal yang khidmat di Lapangan Serbaguna Lapas Pasuruan, Senin (17/8).
Upacara yang berlangsung di dalam lingkungan lapas itu menjadi momen istimewa.
Selain untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan mengenang jasa para pahlawan, rangkaian kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan remisi kepada sejumlah WBP yang telah memenuhi persyaratan.
Suasana sakral menyelimuti lapangan, diiringi langkah tegas petugas dan WBP yang mengikuti jalannya upacara dengan penuh disiplin.
Kepala Lapas Kelas IIB Pasuruan, Fahmi Rezatya Suratman, dalam sambutannya menegaskan bahwa momen kemerdekaan bukan sekadar seremonial belaka.
Baginya, Hari Kemerdekaan adalah pengingat akan pentingnya transformasi diri, terutama bagi warga binaan yang sedang menjalani proses pemulihan.
”Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum bagi kita semua untuk menumbuhkan semangat perubahan. Bagi warga binaan yang memperoleh remisi, ini merupakan apresiasi atas perilaku baik dan partisipasi dalam pembinaan.
Kami berharap remisi ini menjadi motivasi untuk terus memperbaiki diri dan mengikuti seluruh program pembinaan dengan sungguh-sungguh,” ujar Fahmi di hadapan peserta upacara.
Penyerahan remisi yang berlangsung di lingkungan lapas itu menjadi bukti nyata bahwa negara hadir memberikan hak kepada warga binaan yang menunjukkan progress positif.
Prosesi penyerahan dilakukan secara simbolis oleh pejabat Lapas Pasuruan, disaksikan oleh seluruh peserta upacara. Remisi tersebut bukan sekadar pengurangan masa pidana, melainkan simbol pengakuan atas kerja keras WBP dalam menjalani program pembinaan.
Lebih dari sekadar upacara, kegiatan tersebut menjadi sarana efektif untuk menanamkan rasa nasionalisme dan kebersamaan. Dengan tertib mengikuti seluruh rangkaian upacara, WBP diajak untuk merenungi makna perjuangan kemerdekaan dan menginternalisasi nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, serta sikap positif dalam keseharian mereka.
Melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini, Lapas Kelas IIB Pasuruan kembali menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam pembinaan kemandirian dan kepribadian warga binaan. Pihak lapas bertekad untuk terus memastikan pemenuhan hak-hak WBP sesuai aturan, sekaligus mendorong mereka untuk terus berbenah.
Harapan besar pun terpancar, agar pemberian remisi dan seluruh rangkaian kegiatan kemerdekaan ini mampu menjadi titik balik bagi setiap warga binaan untuk keluar sebagai pribadi yang lebih baik, dan siap menyambut kehidupan baru di tengah masyarakat.($@n)











