PASURUAN | KABARPRESISI – Sistem irigasi di Desa Sumberglagah, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, tepatnya di depan balai desa setempat, dilaporkan tidak lancar karena tidak memiliki pondasi yang memadai. Kondisi ini mengakibatkan aliran air menuju area persawahan warga terganggu.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, saluran irigasi yang rusak dan tidak berdasar membuat air tidak mampu mengalir dengan lancar. Akibatnya, puluhan hektare lahan pertanian mengalami kekeringan. Sejumlah petani pun terancam gagal panen lantaran kekurangan pasokan air di tengah masa pertumbuhan tanaman padi.
Menghadapi situasi ini, para petani setempat mendesak Dinas Pengairan Kabupaten Pasuruan untuk segera melakukan perbaikan. Mereka menilai perbaikan pondasi irigasi sangat mendesak, mengingat musim tanam sedang berlangsung dan ketergantungan warga pada aliran irigasi sangat tinggi.
“Kami sangat berharap dinas terkait segera turun tangan. Ini sudah sering terjadi, dan gagal panen akibat kekeringan sangat merugikan kami,” ujar Mohlas, salah seorang petani di Desa Sumberglagah, dengan nada prihatin, Jum’at (01/05/2026).
Warga berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah agar kejadian serupa tidak terus berulang. Mereka juga mengingatkan bahwa ketahanan pangan di wilayah setempat sangat bergantung pada kelancaran sistem irigasi yang layak.(Huri).











