PROBOLINGGO | KABARPRESISI – Setelah sukses menggelar Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) 2026 di Kabupaten Pasuruan dan meresmikan sejumlah UMKM di Kediri, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Progib Jawa Timur, Soemardi Priono, kembali menunjukkan komitmennya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Kali ini, ia meresmikan Warung Srikandi milik Bu Siti di Kota Probolinggo, Kamis (28/5/2026).
Peresmian tersebut merupakan tindak lanjut nyata dari semangat transformasi dan program strategis yang dirumuskan dalam Rapimwil sebelumnya, khususnya terkait penguatan Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di seluruh Jawa Timur.
Pemilik Warung Srikandi, Bu Siti, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Ketua DPW Progib Jatim beserta jajaran atas kehadiran dan dukungan yang diberikan.
”Saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Ketua DPW Progib Jatim yang telah hadir dan memberikan dukungan kepada kami di Kota Probolinggo,” ujar Bu Siti dengan haru.
Warung Srikandi yang berlokasi di Kelurahan Disnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, ini menyediakan berbagai menu rumahan dengan spesialisasi ikan asap. Bu Siti mengaku bangga usahanya dapat menjadi salah satu binaan Progib Jatim.
”Warung Srikandi adalah warung makan. Apabila ada yang berkunjung ke Probolinggo, jangan lupa mampir. Soal rasa, dijamin enak dan sedap,” tuturnya mempromosikan.
Dalam wawancara terpisah usai peresmian, Soemardi Priono menjelaskan bahwa peresmian Warung Srikandi merupakan bagian dari program penguatan ekonomi kerakyatan yang telah menjadi salah satu pilar utama Progib Jawa Timur.
”Hari ini kami meresmikan salah satu UMKM binaan, yakni Warung Srikandi yang berada di Kelurahan Disnonegaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Ini bukan sekadar seremonial, tetapi wujud nyata komitmen kami untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat,” tegas Soemardi.
Ia pun menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar program serupa direplikasi di setiap daerah.
”Saya menginstruksikan kepada setiap Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Progib di seluruh Jawa Timur untuk memiliki setidaknya 3 UMKM binaan. Ini adalah target minimal yang harus dicapai. UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat, dan Progib hadir untuk mengawal, membina, serta memasarkan produk-produk lokal,” ujar Soemardi tegas.
Langkah ini, lanjutnya, sejalan dengan hasil rekomendasi Rapimwil 2026 di Purwodadi yang lalu, di mana salah satu poin utamanya adalah mendukung program pemerintah pusat dan daerah, termasuk ketahanan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
”Kami tidak hanya bicara di ruang rapat. Kami turun langsung ke masyarakat. Warung Srikandi ini adalah bukti bahwa hasil Rapimwil benar-benar kami wujudkan. Progib hadir untuk rakyat, khususnya di Jawa Timur,” pungkasnya.
Peresmian Warung Srikandi ini sekaligus menjadi simbol bahwa Progib Jatim konsisten mengawal program pembangunan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Ke depan, Progib akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap UMKM binaan agar mampu naik kelas dan bersaing.
Dengan semangat “Harmoni, Komitmen, dan Transformasi”, Progib Jawa Timur optimistis dapat terus berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.($@n)
Lanjutan Program Transformasi, Ketua DPW Progib Jatim Resmikan Warung Srikandi di Probolinggo











