‎Kirab Budaya HUT RI ke-81 di Orwet Tidak Sekadar Nostalgia Perjuangan, tapi Juga Berkah Rupiah bagi UMKM

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI — Senja itu, detak waktu seakan berhenti di Jalan Raya Sukorejo Bangil. Biasanya, ruas jalan itu hanya berbisik oleh angin dan deru kendaraan yang melintas.

‎Namun, Sabtu sore sekitar pukul 16.30 WIB, semuanya berubah. Sunyi sirna, digantikan oleh riuh rendah langkah kaki, alunan musik tradisional, dan gemuruh sorak warga yang memadati sisi kanan-kiri jalan.

‎Pemerintah Desa Oro Oro Ombo Wetan (Orwet), Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, sukses mengubah wajah kampungnya menjadi panggung megah budaya Nusantara.

‎Mereka menggelar Karnival dan Kirab Budaya dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, dengan mengusung tema yang sarat makna Budaya Nusantara. Sebuah tema yang bukan sekadar nama, melainkan denyut nadi persatuan yang dihidupkan kembali di tengah masyarakat.

‎Pawai budaya ini secara resmi dibuka oleh Ketua BPD setempat, Sucipto. Di bawah langit sore yang mulai merona jingga, iring-iringan peserta kirab melintasi jalan dengan kostum warna-warni, atraksi seni, dan reka ulang sejarah perjuangan yang membawa penonton larut dalam suasana heroik sekaligus haru.

‎Tak ada yang tinggal diam setiap tepuk tangan dan pekik semangat menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan masih menyala terang di hati warga Orwet.

‎Namun, perhelatan ini bukan hanya soal estetika dan nostalgia perjuangan. Ada dimensi lain yang tak kalah penting, ekonomi warga pun ikut bergerak. Di sepanjang lokasi acara, deretan lapak-lapak UMKM menjamur bak jamur di musim hujan.

‎Aroma makanan khas, minuman segar, hingga aneka kerajinan tangan memenuhi udara, membuat suasana kian semarak. Bagi para pedagang, ini adalah momen emas yang mereka nanti-nantikan. Bukan hanya suguhan mata dan hati, tetapi juga berkah rupiah yang mengalir deras.

‎Kepala Desa Oro Oro Ombo Wetan, Amin Tohari, saat ditemui di sela-sela acara, menyampaikan dengan penuh semangat,

‎“Kegiatan ini tidak sekadar untuk memperingati HUT RI ke-81 dan mengenang jasa para pahlawan. Lebih dari itu, ini adalah ajang silaturahmi bagi seluruh elemen masyarakat, sekaligus wadah untuk mengangkat potensi UMKM lokal. Kami ingin budaya dan ekonomi berjalan beriringan.”

‎Ucapan itu diamini langsung oleh salah seorang pelaku UMKM, Halim, yang tak bisa menyembunyikan rasa syukurnya. Dengan mata berbinar, ia mengaku,

‎“Biasanya di hari-hari biasa, pembeli sepi. Tapi dengan acara seperti ini, omzet kami melonjak. Ini sangat membantu, luar biasa! Kami berharap acara seperti ini rutin digelar.”

‎Menjelang malam, gelak tawa dan alunan musik masih setia menemani. Karnival dan Kirab Budaya ini bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan cerminan nyata bagaimana tradisi, perjuangan, dan ekonomi rakyat bisa bersatu dalam harmoni yang memukau.

‎Selamat HUT ke-81 Republik Indonesia. Semangat gotong royong dan cinta tanah air, teruslah berkobar di bumi Oro Oro Ombo Wetan!

Baca Juga :  Tak Hanya Layani Rohani, Yayasan Bejana Bagi Negeri Salurkan Obat dan Vitamin untuk WBP Lapas Pasuruan
Baca Juga :  ‎Tiga Calon Perangkat Desa Randupitu Ikuti Seleksi, Azizul Ahmad Unggul dengan Nilai Tertinggi

Sampai berita ini diterbitkan, acara masih berlangsung. (San/Hur).

banner 500x300