Mengetuk Pintu Langit: Polres Pasuruan Bersama Ribuan Santri Dalwa Berdoa agar Karhutla Usai

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI — Hari Minggu biasanya menjadi waktu untuk beristirahat bagi sebagian besar orang. Namun, tidak demikian bagi jajaran Polres Pasuruan. Pagi itu, alih-alih menikmati libur akhir pekan, Kapolres Pasuruan beserta para pejabat utama dan puluhan anggotanya justru berkumpul dan berbaur bersama ribuan santri Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (Dalwa).

Mereka bukan sedang menggelar apel atau kegiatan rutin kepolisian. Kali ini, polisi dan santri bersatu dalam satu tujuan mengetuk pintu langit.

Berdasarkan keterangan salah satu panitia, kegiatan tersebut merupakan inisiasi Pengasuh PP. Dalwa, Habib Zein bin Hasan Ahmad Baharun. Polres Pasuruan bersama PP. Dalwa menggelar Sholat Istisqa dan doa bersama, Minggu (18/10/2026).

Baca Juga :  Kapolres Pasuruan Sambangi Makodim 0819, Perkuat Sinergi TNI-Polri di HUT ke-81 TNI

Tak sekadar ritual, kegiatan ini sarat makna. Tujuannya jelas: memohon agar hujan segera turun dan seluruh bencana yang melanda Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Pasuruan, lekas berlalu.

“Kita berharap dengan giat ini Allah mengijabah, bencana di negeri ini khususnya karhutla segera usai,” ujar Kapolres Pasuruan AKBP Irawan Setyono, S.H., S.I.K., M.H.

Ia menambahkan, doa bersama ini merupakan wujud ikhtiar pihaknya agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Pasuruan segera berakhir.

Baca Juga :  ‎Usai Raih Nilai Tertinggi, Azizul Ahmad Resmi Dilantik sebagai Kepala Kewilayahan Dusun Randupitu

Saat ini, personel Polres Pasuruan bersama BPBD, TNI, dan para sukarelawan tengah berjibaku memadamkan api di lereng Gunung Arjuno.

Dalam pelaksanaan Sholat Istisqa, Habib Zein bin Hasan Akhmad Baharun bertindak sebagai imam, sedangkan Habib Ali bin Hasan Baharun bertugas sebagai khatib. Adapun untuk Sholat Dzuhur, Habib Segaf bin Hasan Baharun yang memimpin sebagai imam.

Usai rangkaian kegiatan, Habib Segaf bin Hasan Ahmad Baharun menyampaikan pesan mendalam. Menurutnya, sebagai umat beragama yang percaya akan kekuatan Tuhan, sudah sepatutnya berserah diri kepada Allah SWT setelah segala upaya mengatasi bencana dilakukan dengan maksimal.

Baca Juga :  ‎Wakil Bupati Pasuruan Tegaskan Dukungan Pemerintah, Apresiasi Danone Indonesia di Festival Air Bersih Pesantren

Doa dan ikhtiar telah menyatu. Kini, harapan besar itu digantungkan pada langit, semoga bencana segera berlalu dan hujan segera membasahi bumi Pasuruan.($@n)

banner 500x300
Penulis: M.HasanEditor: M.Hasan