PASURUAN | KABARPRESISI — DPRD Kabupaten Pasuruan menorehkan sejarah baru dalam dunia olahraga asah otak. Open Chess Tournament Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1097 resmi tercatat sebagai turnamen catur terbesar yang pernah digelar di halaman Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, dengan 750 pecatur dari seluruh Indonesia turut ambil bagian dan 50 master bergengsi hadir meramaikan.
Kemeriahan turnamen yang digelar pada hari Sabtu (26/09/2026) dan Minggu (27/09/2026) itu terus berlanjut hingga babak akhir. Bukan sekadar ajang lokal, kejuaraan ini menjelma menjadi panggung bergengsi bagi para pecatur nasional.
Selain diikuti ratusan pecatur dari berbagai kota, turnamen ini juga diramaikan oleh 50 peserta bergelar Master Nasional (MN), International Master (IM), Fide Master (FM), hingga Grand Master (GM).
Kejuaraan yang diselenggarakan oleh Kuda Perkasa Chess Club ini dipimpin oleh Direktur Turnamen Hendry Sulfianto, S.H., dengan Wasit Kepala Prayitno, FA., PNM. Menggunakan sistem tanding Swiss dengan format Catur Cepat (10 menit + 3 detik), turnamen ini mempertemukan pecatur dari berbagai kategori usia hingga tingkat master nasional.
Pada kategori Master yang bergengsi, babak penentuan berlangsung hingga 7 babak. Grandmaster (GM) Novendra Priasmoro dari BTS 2007 tampil dominan dan memuncaki klasemen akhir. Ia berhasil menaklukkan lawan-lawannya, disusul FM Muhamad Agus Kurniawan di posisi kedua dan NM Akbar Akmalnaidi (BTS 2007) di posisi ketiga.
Sektor umum menyajikan pertarungan marathon sebanyak 9 babak. Nurul Huda dari Probolinggo tampil luar biasa dan berhasil menduduki tangga juara puncak dengan raihan 8,5 poin. Posisi kedua diraih Ephesians dari Salatiga dengan 8 poin, diikuti Rahmat Yuliantara (KAIOO) yang juga mengumpulkan 8 poin di posisi ketiga.
Persaingan antar pecatur senior/veteran selama 7 babak dipimpin oleh wakil dari Surabaya. Gunawan Ngoro keluar sebagai pemenang usai mengumpulkan total 6,5 poin. Ia diikuti Bandi (GP Sidoarjo) dan Usman Pagalay (Malang) yang masing-masing meraih 6 poin.
Di kategori SMA, para pelajar menuntaskan persaingan dalam 7 babak pertandingan. Peringkat teratas diraih oleh pecatur bergelar NM, Claudio Lasama BTS 207 (DKJ), disusul PM Arjuna Satria Pamungkas (Malang) dan Michael Angelo (Sidoarjo).
Kategori SMP juga diisi persaingan ketat 7 babak. PM Fitsal Aswa Muzafkar dari Sidoarjo tampil mengandaskan rival-rivalnya dan keluar sebagai juara pertama dengan 7 poin. Salmansyah (Sampang) dan Ahmad Nuris Al Ghozali (MTsN 3 Banyuwangi) menyusul di posisi kedua dan ketiga dengan 6 poin.
Sementara di tingkat usia dini/SD, kepiawaian pecatur cilik asal Gresik berhasil mendominasi tangga juara akhir. Muhammad Hariz Habibi Saputro (Gresik) naik podium tertinggi, disusul Muhammad Damar Sinisihan Wahyu (SDN Suruh Sukodono) dan Ramazan Ahnaf Adiatma (Probolinggo).
Penyelenggaraan Open Chess Tournament ini sukses menjaring bakat-bakat baru sekaligus mempererat silaturahmi antar atlet catur nasional dalam perayaan ulang tahun Kabupaten Pasuruan.
Sebagaimana harapan Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, H. Samsul Hidayat, dan Bupati Pasuruan, H. Muhammad Rusdi Sutejo, turnamen ini diharapkan melahirkan bibit-bibit atlet catur dari Kabupaten Pasuruan yang mampu mengharumkan nama daerah di kancah provinsi, nasional, bahkan internasional.
Dengan hadirnya GM Novendra Priasmoro dan sejumlah master bergengsi lainnya, semangat Pasuruan Bangkit Bersama melalui olahraga asah otak ini pun semakin nyata. (San)
Chess Tournament Hari Jadi Pasuruan ke-1097, GM Novendra Priasmoro Naik Podium Tertinggi Kategori Master











