‎Di Tengah Hembusan Isu Miring, Aiptu Harid Kurniawan Buktikan Pelayanan Samsat Bangil Bebas Pungli dan Berhati Emas ‎

Gambar. Aiptu Harid saat memberikan edukasi pada wajib pajak.(Ist).
banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Bangil – Denting mesin pencetak STNK dan tawa ringan tumpah ruah di ruang pelayanan. Suasana yang sempat dikhawatirkan mencekam karena isu viral di media sosial, justru berubah menjadi panggung kemanusiaan. Di sanalah Aiptu Harid Kurniawan, seorang personil Polres Pasuruan dengan sabar melayani deretan wajah-wajah yang haus akan kepastian.

‎Pagi itu, Kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Bangil berdenyut normal. Tidak ada ketakutan, apalagi kecurigaan. Masyarakat Kabupaten Pasuruan justru berbondong-bondong memberikan apresiasi setinggi langit. Mereka membantah keras kabar miring yang sempat menghebohkan jagat TikTok. Pelayanan di Samsat Bangil, tegas mereka, tidak pernah seburuk yang ditudingkan. Bahkan, di tangan Aiptu Harid Kurniawan, pelayanan itu berubah menjadi sebuah seni yang humanis.

‎Seperti yang dialami Bapak Slamet, seorang wajib pajak yang baru saja mengurus pajak kendaraannya. Matanya berbinar, suaranya penuh haru saat bercerita.

‎“Pelayanan yang diberikan Pak Harid sangat luar biasa. Beliau melayani dengan senyum, sopan, dan sangat membantu kami yang mungkin belum paham alur dokumen. Semangat dan keramahan seperti ini yang kami harapkan dari pelayanan publik!” ujarnya dengan nada bersemangat, Selasa (26/05/2026).

‎Bukan hanya Bapak Slamet. Puluhan wajib pajak lainnya mengaku mendapat perlakuan istimewa tanpa pungutan liar (pungli). Aiptu Harid dikenal sigap, sabar bak guru ngaji, dan tak pernah pelit penjelasan. Ia bahkan rela memandu warga mengentas berkas-berkas yang kusut hingga menjadi rapi. Hasilnya? Proses yang cepat, murah, dan menggembirakan.

‎Dari balik meja kerjanya, Aiptu Harid Kurniawan seakan menjadi simbol perlawanan terhadap birokrasi berbelit-belit. Ia membuktikan bahwa seorang polisi bisa menjadi pelindung sekaligus sahabat bagi para pembayar pajak.

‎Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, saat dikonfirmasi terpisah, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya.

‎“Semangat melayani yang ditunjukkan oleh Aiptu Harid Kurniawan adalah contoh yang harus diteladani. Pelayanan prima adalah kunci kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri. Ini wujud nyata Polri yang Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan),” ungkap Kapolres dengan nada penuh optimisme.

‎Kini, Samsat Bangil tidak lagi sekadar tempat membayar pajak. Ia telah menjadi oase ketenangan di tengah hiruk-pikuk birokrasi. Masyarakat kini tak lagi ragu. Mereka justru semakin giat menunaikan kewajiban, karena di ujung antrean, ada sosok Aiptu Harid Kurniawan yang siap menyambut dengan senyum dan hati yang bersih.

‎Sebuah pelayanan publik yang tak hanya prima, tetapi juga dramatis dalam kebaikannya.($@N)

banner 500x300
Baca Juga :  Sendirian Beribadah di Blok Hunian, Kini "Bli Gede" Punya Pendamping Rohani Hindu di Lapas Pasuruan
Penulis: M.HasanEditor: M.Hasan