Lapas Pasuruan Duduk Setara Bersama Warga Binaan, Dengarkan Aspirasi Tanpa Sekat

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI — Tembok tinggi Lapas Pasuruan seakan tak lagi menjadi sekat. Di Aula Sahardjo, Sabtu (17/10) pagi pukul 08.00 WIB, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Dipta bersama Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban (Kasi Adm. Kamtib) Vicki duduk sejajar bersama warga binaan pemasyarakatan (WBP). Bukan untuk menghakimi, melainkan untuk mendengar.

Pertemuan terbuka itu digelar dalam rangka menyampaikan edukasi keamanan dan ketertiban (kamtib) sekaligus menangkap langsung aspirasi, saran, maupun keluhan para warga binaan. Suasana pun berlangsung akrab dan cair—tanpa jarak yang kaku antara petugas dan penghuni lapas.

Dalam forum tersebut, Dipta dan Vicki mendengarkan satu per satu hal yang disampaikan warga binaan. Mereka juga memberikan pemahaman menyeluruh mengenai aturan tata tertib, hak dan kewajiban penghuni, serta pentingnya partisipasi aktif seluruh warga binaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan secara bersama-sama.

Baca Juga :  ‎Jaga Marwah Organisasi, DPP YLBH S.K.R.I Keluarkan Peringatan Keras dan Larangan Tegas bagi Seluruh Anggota

Kepala Lapas Pasuruan, Fahmi Rezatya Suratman, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan setara antara petugas dan warga binaan adalah fondasi utama tata kelola lembaga pemasyarakatan yang transparan, adil, dan manusiawi.

“Pertemuan seperti ini wajib terus dijalankan. Kami ingin tidak ada kesenjangan informasi, dan setiap aspirasi yang disampaikan dicatat serta ditindaklanjuti secara nyata dan proporsional, demi kenyamanan, keamanan, dan keadilan bagi seluruh warga binaan di Lapas Pasuruan,” tegas Fahmi.

Baca Juga :  Karang Taruna Permata Karya Jadi Motor Jalan Sehat Desa Martopuro, Zaini: Bukti Nyata Gotong Royong Warga

Lebih lanjut, Fahmi menjelaskan bahwa sosialisasi kamtib bukan sekadar pemberian aturan, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif agar setiap pihak memahami peran dan tanggung jawabnya. Ia pun memuji keberanian dan keterbukaan warga binaan yang menyampaikan pendapat secara langsung dan santun dalam kegiatan tersebut.

Pertemuan ini diharapkan mempererat hubungan kekeluargaan antara petugas dan warga binaan serta mencegah kesalahpahaman akibat minimnya komunikasi. Lapas Pasuruan berkomitmen menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban yang kondusif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Dukung Asta Cita Presiden, Bhabinkamtibmas Polsek Sukorejo Motivasi Petani Manfaatkan Lahan

Dengan pendekatan “tanpa sekat” ini, Lapas Pasuruan membuktikan bahwa pembinaan bukan hanya soal pengawasan, tetapi juga soal mendengar—dan menghargai setiap suara di balik tembok.

(Humas Lapas Pasuruan)

banner 500x300