PASURUAN | KABARPRESISI – Sinergitas antara TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pasuruan kembali ditunjukkan dalam pelaksanaan Apel Razia Gabungan di lingkungan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas 2B Bangil, Kamis (17/09/2026) malam.
Kegiatan yang dihadiri langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki, ini diawali dengan apel gabungan. Apel dipimpin oleh Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, sementara penggeledahan dikomandoi oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka KPR), Azis Rizky Ainun Pratama.
Dalam arahannya, Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menegaskan bahwa razia ini merupakan perintah langsung dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, sekaligus bagian dari program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia. Lebih dari itu, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada poin ke-7.
”Target sasaran malam ini adalah mencari dan menggeledah narkoba serta barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan,” ujar Yanuar.
Ia juga berpesan kepada seluruh petugas agar dalam pelaksanaan penggeledahan tetap mengedepankan sikap persuasif dan menjaga martabat warga binaan. Hal ini, lanjutnya, sesuai dengan Undang-Undang Pemasyarakatan Nomor 22 Tahun 2022 serta Standar Minimum Rules (Mandela Rules) yang melindungi hak-hak warga binaan.
”Kita harus bersih dari narkoba dan HP. Jangan sampai masalah tersebut timbul dan ada petugas yang menjadi korban. Kita tidak memberikan ruang sedikit pun terhadap penyalahgunaan narkoba maupun HP ilegal,” tegasnya.
Usai penggeledahan, dalam keterangannya kepada awak media (doorstop), Karutan Bangil menyampaikan bahwa razia rutin ini merupakan bagian dari kegiatan aksesoris untuk keluarga binaan. Hasilnya, tidak ditemukan adanya narkoba maupun handphone di dalam Rutan.
”Alhamdulillah, pada malam ini kita tidak mendapatkan narkoba ataupun handphone. Rutan Bangil selalu dalam kondisi aman,” ujarnya.
Selain penggeledahan, kegiatan ini juga dirangkai dengan tes urine terhadap 20 orang warga binaan dan 10 orang petugas Rutan. Hasilnya, seluruhnya dinyatakan negatif.
”Tentunya kegiatan ini tidak akan berjalan baik tanpa sinergitas yang baik dengan BNN, TNI, dan Polri. Mudah-mudahan kegiatan kita ini dapat berkelanjutan dengan dukungan yang baik dan Rutan Bangil selalu dalam kondisi yang aman dan terkendali,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki, memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap Rutan Bangil yang telah melaksanakan razia sekaligus tes urine bagi warga binaan dan petugas.
”Alhamdulillah, kita menemukan hasil negatif semuanya, baik dari petugas maupun warga binaan. Ini sesuatu yang harus dipertahankan, tidak ada narkoba masuk rutan,” kata Masduki.
Ia menekankan bahwa narkotika merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime), sehingga penanganannya tidak boleh dilakukan dengan cara biasa-biasa saja.
”Masyarakat juga harus mendukung. Narkotika tidak boleh masuk ke mana saja, termasuk ke rutan. Mudah-mudahan kegiatan ini tetap dipertahankan dan terus menjaga bahwa Rutan Bangil itu bersinar, bersih dari narkotika,” tutupnya. (San)
Rutan Bangil Bersinar! Razia Gabungan TNI-Polri-BNN Pastikan Tidak Ada Narkoba dan HP











