banner 500x300

Warga Prigen Hadang Pemuda Diduga Gengster, Kapolres Minta Patroli Diperketat

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Sejumlah warga di Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, melakukan pencegatan terhadap sekelompok pemuda yang diduga bagian dari gengster pada Sabtu malam (14/6/2025).

Menanggapi hal ini, Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menginstruksikan peningkatan patroli sekaligus mengingatkan warga agar tidak mengambil tindakan sendiri dalam menangani masalah keamanan.

Aksi pencegatan dilakukan oleh sekitar 60 warga dari Lingkungan Prigen Barat, Kelurahan Prigen, dan Desa Lumbangrejo di kawasan Pertigaan Seno. Mereka menahan beberapa pemuda yang dicurigai sebagai anggota gengster yang kerap mengganggu ketertiban.

Baca Juga :  Satlantas Pasuruan Gandeng Ojol Luncurkan WAKJOLMAS', Warung Khusus Percepat Lapor Gangguan Lalu Lintas

Kapolsek Prigen AKP Hartono mengonfirmasi kejadian ini dan menyebut bahwa tujuh remaja sempat diamankan warga sebelum diserahkan ke polisi.

“Tujuh orang yang diamankan warga telah kami bawa ke Polsek untuk pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas AKP Hartono, Minggu (15/6).

Para remaja yang diamankan berasal dari Prigen dan Kejayan, dengan usia berkisar 14-18 tahun. Polisi masih mendalami dugaan keterlibatan mereka dalam aksi gengster.

Baca Juga :  Hari Kedua Ops Keselamatan, Polisi Perketat Jeep Wisata di Bromo

Kapolres Pasuruan mengapresiasi kewaspadaan warga namun mengingatkan agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu konflik.

“Partisipasi masyarakat penting, tetapi proses penanganan harus sesuai hukum. Serahkan kepada kepolisian untuk menghindari kesalahpahaman,” tegas AKBP Jazuli.

Sebagai langkah antisipasi, Kapolres memerintahkan intensifikasi patroli, terutama di lokasi rawan pada malam hari.

“Patroli akan diperkuat, termasuk koordinasi dengan pihak terkait,” tambahnya.

Baca Juga :  Benteng Hukum Jurnalis Akhirnya Tegak: P3MB Apresiasi Putusan MK yang Kunci 'Sarung Pedang Pidana'

Aksi warga berakhir sekitar pukul 04.15 WIB, dengan aparat tetap berjaga untuk memastikan situasi kondusif pasca-kejadian.(San)