Produktif di Balik Jeruji, Lapas Pasuruan Sukses Panen Telur Dari 387 Ekor Ayam Petelur

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasuruan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Ketahanan Pangan Nasional. Melalui program pembinaan kemandirian peternakan ayam petelur, Lapas Pasuruan berhasil melakukan panen telur ayam dengan total mencapai *19,2 Kilogram*.

Panen tersebut merupakan hasil dari pengelolaan peternakan ayam petelur yang dikelola secara mandiri oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di bawah bimbingan Seksi Kegiatan Kerja Lapas Pasuruan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasuruan, *Fahmi Rezatya Suratman*, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini tidak lepas dari perawatan intensif yang dilakukan setiap hari oleh petugas dan Warga Binaan yang telah terlatih.

Baca Juga :  ‎Nyawa Pelajar SMK Melayang di Tangan Kerabat Sendiri, Rekonstruksi Ungkap Sadisnya Pembunuhan di Prigen

> “Alhamdulillah, hari ini kita kembali panen telur sebanyak 19,2 Kg yang kita bagi dalam 2 kloter panen. Ini adalah bukti bahwa pembinaan kemandirian di Lapas Pasuruan berjalan produktif dan memberikan bekal keterampilan nyata bagi warga binaan,” ujar Kalapas Fahmi.

Fahmi menjelaskan, dengan total populasi saat ini sebanyak *387 ekor ayam petelur*, perawatan dilakukan secara rutin dan terukur. Adapun perawatan tersebut meliputi pembersihan kandang setiap hari, kontroling minum dan pakan, pemberian vitamin dan probiotik secara berkala, kontroling suhu kandang agar tetap ideal, serta pengecekan kesehatan secara khusus bagi ayam yang terpantau kurang sehat dan kurang produktif.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Bongkar Sindikat Penyalahgunaan LPG Subsidi

Program peternakan ayam petelur ini merupakan salah satu program unggulan pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIB Pasuruan. Selain untuk memenuhi kebutuhan pangan internal dan mendukung program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di bidang ketahanan pangan, program ini juga bertujuan memberikan keterampilan berwirausaha bagi WBP sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat.

“Hasil panen ini selain kita manfaatkan untuk kebutuhan warga binaan, juga menjadi pembelajaran wirausaha. Harapannya setelah bebas nanti, mereka memiliki skill untuk beternak secara mandiri,” tutupnya.

Baca Juga :  ‎"Kibarkan Panji Kebanggaan Pasuruan!" Ketua KORMI Lepas Atlet FORBASI Menuju Kejurda Jatim 2026

Kegiatan pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIB Pasuruan akan terus dikembangkan secara berkelanjutan sebagai wujud Lapas yang produktif dan berdaya guna.

banner 500x300