banner 500x300

Lampu Lalu Lintas di Pasar Wonorejo Pasuruan Tidak Berfungsi, Picu Kemacetan

banner 500x300

Pasuruan | Kabarpresisi – Lampu lalu lintas (traffic light) di Jalan Raya Pasuruan-Malang tepatnya di Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, tidak berfungsi. Akibatnya, arus lalu lintas menjadi tidak teratur dan menimbulkan kemacetan. Sejumlah pengendara mengeluhkan kondisi ini.

Pantauan Kabarpresisi.com pada Kamis (29/05/2025), lampu lalu lintas yang rusak tersebut berada di persimpangan dekat Pasar Wonorejo. Menurut pengendara, kondisi ini telah berlangsung selama tiga tahun.

Haris, salah seorang pengendara sepeda motor, mengatakan bahwa tidak berfungsinya lampu lalu lintas membuat arus kendaraan di persimpangan tersebut tidak teratur.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Bekuk Pria Asal Pandaan dengan Barang Bukti 118 Gram Sabu

“Contohnya, kendaraan dari arah pasar maupun yang menuju pasar. Saya hampir setiap hari melewatinya. Karena lampu lalu lintas mati, banyak pengendara—baik roda dua maupun roda empat—yang tidak mau mengalah, sehingga memicu kemacetan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kerusakan lampu lalu lintas tidak hanya menyebabkan kemacetan, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara.

“Kami berharap petugas dari instansi terkait dapat memperbaiki lampu ini agar lalu lintas kembali tertib,” ujarnya.

Baca Juga :  ‎"Jangan Ada Bola di Atas Darah Anak Kami!" – Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Geruduk DPRD Malang, Tolak Keras Arema vs Persebaya ‎

Untungnya, warga setempat bernama Sodik dengan sukarela membantu mengatur lalu lintas di lokasi tersebut. Ia memandu pengendara dan menolong pejalan kaki untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut Sodik, lampu lalu lintas tersebut sudah tidak berfungsi dalam waktu lama.

“Sudah tiga tahun tidak ada perbaikan dari instansi terkait,” katanya.

Sodik juga menjelaskan bahwa kabel listrik lampu lalu lintas yang terpendam di bawah tanah diduga terputus, sehingga sulit diperbaiki.

Baca Juga :  ‎Tiang Listrik Retak Parah, Warga Khawatir Patah dan Memakan Korban

“Kabelnya putus dan hampir tiga tahun belum ada tindakan perbaikan,” tambahnya.(Huri)