banner 500x300

‎Denting Takbir Berubah Jadi Jeritan, Seorang Anak Nekat Bakar Rumah Ayah Sendiri di Pandaan

banner 500x300

PASURUAN | KABAR PRESISI – Denting takbir yang menggema lembut di malam penuh kemenangan mendadak berubah menjadi jeritan histeris. Kedamaian penghujung Ramadan di Dusun Korjo, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, sirna dalam sekejap saat kobaran api melahap sebuah rumah, Jumat (20/3/2026) malam.

Yang lebih memilukan, sang algojo ternyata bukan orang asing, melainkan darah daging sendiri.

‎Peristiwa nahas itu berawal dari pertengkaran sengit antara seorang anak dan ayahnya sekitar pukul 21.00 WIB. Di saat semestinya keluarga berkumpul dalam kehangatan malam takbiran, rumah tangga itu justru disulut amarah yang tak terkendali.

Puncaknya, sang anak nekat mengayunkan senjata tajam dalam percobaan pembacokan terhadap ayah kandungnya sendiri. Niat biadab itu gagal, tetapi amarahnya tak kunjung padam.

‎Tanpa rasa sesal, pelaku mengambil bensin dan menyiramkan cairan mematikan itu ke seluruh sudut rumah. Sekejap kemudian, api menyala, mengubah istana sederhana itu menjadi lautan api yang mengerikan.

Baca Juga :  ‎Menang Kasasi di MA, Moch. Romli: Keadilan Harus Ditegakkan

Warga yang tengah asyik bertakbir sontak berhamburan ke luar rumah, teriakan “Api! Api!” memecah malam yang tadinya syahdu. Kepanikan merata, diiringi upaya warga yang nekad menjinakkan si jago merah.

‎Dari keterangan Trantib, Kepala Desa, hingga warga sekitar, terungkap fakta tragis: pelaku adalah anak kandung dari pemilik rumah. Diduga kuat, tekanan jiwa akibat persoalan keluarga yang tak terselesaikan menjadi pemicu utama aksi nekat ini.

‎”Pelaku merupakan anak dari pemilik rumah. Diduga ada tekanan jiwa akibat persoalan keluarga. Setelah kejadian, pelaku berhasil diamankan oleh warga dan langsung dibawa ke Polsek Pandaan,” ujar Kabid PPUD Suyono dengan nada prihatin.

‎Tim gabungan dari Kabid PPUD, Kasi Trantib Kecamatan Pandaan, petugas pemadam kebakaran, relawan, serta warga bergerak cepat. Mereka berjibaku melawan bara api yang terus membesar. Beruntung, dalam peristiwa yang menghanguskan rasa kekeluargaan ini, tidak ada korban jiwa.

Baca Juga :  Mudik Tenang! Polres Pasuruan Buka Layanan Penitipan Motor Gratis

Namun, satu orang warga dilaporkan mengalami luka-luka dan kini tengah mendapat perawatan intensif di Puskesmas Pandaan.

‎Api akhirnya berhasil dikuasai. Asap tebal perlahan memudar, menyisakan puing-puing hitam yang masih mengepul. Suasana pelan-pelan mulai kondusif, namun duka mendalam masih menyelimuti setiap sudut dusun.

Baca Juga :  Tak Mau Ada Celah, Kapolres Pasuruan Cek Langsung Kesiapan Pos Mudik

Sementara itu, pelaku yang kini telah diamankan di Polsek Pandaan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

‎Sebuah ironi pahit di malam kemenangan. Di saat umat Islam merayakan kemenangan melawan hawa nafsu, justru seorang anak tega membakar rumah dan melukai hati orang tuanya sendiri. Kedamaian malam takbiran berganti menjadi cerita duka yang akan membekas lama di Desa Karangjati.($@n)

Penulis: M.HasanEditor: M.Hasan