banner 500x300

Perempuan Nyaris Tertabrak Kereta Api di Pasuruan, Warga Desak Pemasangan Palang Pintu

Foto Kerudung Hitam : Sami (50) Beristirahat di Rumahnya Setelah Selamat dari Insiden Tertabrak Kereta Api, Berharap Pihak KA Memasang Palang Pintu.
banner 500x300

PASURUAN,KABARPRESISI.COM

Seorang perempuan bernama Sami (50), warga Bintingan, Kelurahan Kepel, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, nyaris tertabrak kereta api di perlintasan Jalan Bok Wedi, Kamis (6/1).

Sami selamat dari insiden tersebut karena berhasil menghindar dengan meloncat. Namun, ia mengalami luka serius pada kaki dan tangan.

Menurut Sami, ia tidak melihat atau mendengar kedatangan kereta api karena jalan yang menanjak dan tidak adanya palang pintu.

Baca Juga :  GAIB Desak Tegas Pengelolaan Tambang di Pasuruan, Wakil Bupati Janji Evaluasi

“Saya tidak mendengar ataupun melihat tanda-tanda kereta akan lewat, karena jalan posisi nanjak dan tidak ada palang pintu juga,” kata Sami.

Sami dan warga Bintingan berharap pihak Kereta Api (KA) segera memasang palang pintu di perlintasan tersebut untuk mencegah insiden serupa.

Tokoh masyarakat Bintingan, Mas Huda, juga berharap pihak KA segera memasang palang pintu dan meningkatkan keamanan di perlintasan tersebut.

“Kami berharap agar tidak ada lagi korban tertabrak atau hampir tertabrak kereta api di wilayah kami,” kata Mas Huda.

Baca Juga :  ‎"Jangan Ada Bola di Atas Darah Anak Kami!" – Keluarga Korban Tragedi Kanjuruhan Geruduk DPRD Malang, Tolak Keras Arema vs Persebaya ‎

Korban saat ini mengalami rawat jalan dan mengalami patah tulang tangan dan kaki. ” Ia, (Sami 50), tidak menuntut apapun hanya berharap insiden tersebut terakhir, meskipun selamat dari insiden itu Sami dan warga Bintingan lainnya menaruh harapan ke pihak KA untuk segera bertindak. Kini korban mengalami rawat jalan dan akibat insiden itu, “Pungkas Huda.

Baca Juga :  Lapas Pasuruan Gelar Penggeledahan Blok Hunian dan Tes Urin Pegawai dan 351 Warga Binaan, Libatkan APH Gabungan