Satgas Pangan Polres Pasuruan Sidak Harga Bapokting di Pasar Bangil dan Pandaan, Stok Terpantau Aman

Gambar. Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama sejumlah instansi saat menggelar pemantauan langsung di Pasar Tradisional.(Ist)
banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Guna memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting) jelang kebutuhan masyarakat, Satgas Pangan Polres Pasuruan bersama sejumlah instansi terkait menggelar pemantauan langsung di Pasar Tradisional Bangil dan Pandaan, Selasa (3/11/2026).

Pemantauan tersebut melibatkan sinergi lintas sektor, mulai dari TNI-Polri, pemerintah daerah, Bulog, Diskoperindag, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan, hingga instansi terkait lainnya. Rombongan turun langsung mengecek sejumlah toko dan lapak pedagang untuk mengetahui kondisi pasokan serta perkembangan harga di tingkat pasar.

Wakapolres Pasuruan Kompol Andy Purnomo, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk koordinasi lintas instansi dalam menjaga stabilitas pangan di Kabupaten Pasuruan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan koordinasi lintas instansi dalam rangka memantau ketersediaan pasokan serta perkembangan harga bahan pokok di wilayah Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.

Baca Juga :  ‎Ketika Api Membakar Arjuno, AMDATARA Jatim Salurkan Ratusan Produk AMDK bagi Warga Terdampak Karhutla

Dari hasil pengecekan, sejumlah komoditas seperti beras SPHP, cabai rawit, daging sapi, daging ayam, dan telur dilaporkan masih tersedia dengan harga yang relatif stabil dan dalam batas kewajaran.

Meski demikian, pemantauan menemukan adanya perbedaan harga sejumlah komoditas antara Pasar Bangil dan Pasar Pandaan. Di Pasar Bangil, beras SPHP tercatat Rp12.000, cabai merah keriting Rp45.000, cabai merah besar Rp35.000, cabai rawit hijau Rp36.000, dan cabai rawit merah Rp55.000. Sementara daging sapi Rp135.000, daging ayam Rp35.000, dan telur Rp22.700.

Adapun di Pasar Pandaan, beras SPHP dijual Rp12.000, cabai merah keriting Rp40.000, cabai merah besar Rp35.000, cabai rawit hijau Rp36.000, dan cabai rawit merah Rp59.000. Untuk daging sapi tercatat Rp140.000, daging ayam Rp35.000, dan telur Rp22.500.

Baca Juga :  ‎Wabup Shobih Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98 di Pasuruan, Tekankan Peran Pemuda

Perbedaan paling mencolok terlihat pada komoditas cabai merah keriting, cabai rawit merah, dan daging sapi.

Dalam kesempatan itu, Andy mengimbau para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga serta tidak melakukan penimbunan maupun praktik perdagangan yang merugikan masyarakat.

“Kami berharap seluruh pedagang tetap menjaga stabilitas harga dan tidak melakukan penimbunan maupun praktik perdagangan yang dapat merugikan masyarakat,” kata Andy.

Ia juga mengingatkan distributor dan pemasok untuk menjaga kelancaran distribusi agar ketersediaan bahan pokok di pasar tetap terjamin. Menurutnya, pemantauan berkala perlu terus dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga maupun kelangkaan komoditas.

Andy berharap koordinasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, pengelola pasar, dan pedagang terus diperkuat demi menjaga stabilitas pasokan serta harga pangan.

Baca Juga :  Kapolres Pasuruan Audiensi dengan DPD Tani Merdeka Indonesia, Perkuat Sinergi Swasembada Pangan dan Berantas Penyelewengan Pertanian

“Dengan adanya kegiatan pengecekan ini, diharapkan sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, pengelola pasar, dan para pedagang dapat terus terjalin guna menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok serta memastikan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya.($@n)

banner 500x300
Penulis: M.HasanEditor: M.Hasan