PASURUAN | KABARPRESISI – Aksi jambret sadis yang menyerang sekelompok remaja di Desa Dhompo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, akhirnya terungkap. Dua dari tiga pelaku berhasil ditangkap polisi, sementara satu orang lainnya masih dalam pengejaran.
Peristiwa mencekam itu terjadi Sabtu dini hari (9/5/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Korban, Ilham dan Adil, sedang berkumpul bersama remaja lain di sebuah gang desa ketika tiga orang pelaku datang tanpa peringatan dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam jenis celurit.
Kapolres Pasuruan Kota melalui Kasatreskrim, Decky Tjahjonmo Triyoga, mengonfirmasi dua tersangka yang telah diamankan adalah Agus, warga Desa Curahduku, dan Zainuri, warga Desa Rejosari. Satu pelaku lain yang masih buron kini tengah diburu.
“Kedua pelaku sudah kami amankan. Pelaku lain masih kami lakukan pengejaran. Kasus ini terus kami dalami,” ujar Decky saat dikonfirmasi pada Senin (11/5/2026).
Menurut Decky, para pelaku tergolong nekat dan sadis. Mereka tidak hanya merampas barang milik korban, tetapi juga melukai dengan sabetan celurit. Akibat serangan itu, Ilham dan Adil mengalami luka sabetan di tubuh dan langsung dilarikan ke RSUD Bangil untuk menjalani perawatan intensif. Ponsel milik Ilham turut dirampas pelaku.
Kepala Desa Dhompo, Muhammad Salim, membenarkan bahwa kejadian tersebut membuat warga setempat panik dan trauma. “Pelaku datang tiba-tiba lalu membacok anak-anak yang sedang nongkrong di gang. Barang korban ada yang dibawa kabur. Warga sempat berhamburan menyelamatkan diri,” katanya.
Polisi terus mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap peran masing-masing pelaku. Warga diimbau tetap waspada dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.
“Semoga aparat kepolisian cepat menangkap pelaku lain dan warga tetap tenang. Kita semua harus menjaga anak-anak dari aksi kejahatan seperti ini,” tutup Muhammad Salim.(Huri)











