banner 500x300

Panen Jagung Serentak Kuartal I 2026 bersama Kapolri, Kapolres Pasuruan Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI — Polsek Wonorejo bersama jajaran Polres Pasuruan mengikuti kegiatan panen jagung serentak kuartal I tahun 2026 yang dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui zoom meeting, Kamis (8/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan pertanian jagung Dusun Tumpuk, Desa Sambisirah, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan panen jagung serentak ini merupakan bagian dari program Ketahanan Pangan Polri dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan menegaskan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga aktif mendukung program strategis pemerintah, termasuk di sektor pertanian.

Baca Juga :  Satlantas Polres Pasuruan Galakkan Safety Riding di Perusahaan, Tekan Kecelakaan Jelang Mudik 2026

“Polri berkomitmen penuh mendukung program swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani,” ujar AKBP Jazuli Dani Iriawan.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat tani menjadi kunci keberhasilan program ketahanan pangan di daerah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya petani, untuk terus mengoptimalkan potensi pertanian yang ada di Kabupaten Pasuruan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolres Pasuruan Kompol Andy Purnomo beserta pejabat utama Polres Pasuruan, Muspika Kecamatan Wonorejo, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Pasuruan, pemerintah desa, kelompok tani, serta organisasi mahasiswa.

Baca Juga :  Polres Pasuruan Gelar “Piramida”, Pererat Sinergi dengan Jurnalis Lewat Ngobrol Santai

Dalam laporan virtual Gugus Tugas Polri Bidang Swasembada Pangan, Irjen Pol Anwar, disampaikan bahwa panen jagung serentak merupakan rangkaian program yang telah berjalan sejak tahun 2025. Untuk kuartal IV tahun 2025, panen jagung direncanakan mencapai luas 47.830 hektare dengan melibatkan 3.616 petani dan 527 gabungan kelompok tani (Gapoktan).

Keberhasilan program tersebut berdampak pada ketahanan pangan nasional, sehingga Badan Pangan Nasional (Bapanas) tidak melakukan impor jagung dan membuka peluang ekspor jagung pada tahun 2026. Polri juga berkomitmen untuk terus mempertahankan swasembada pangan pada tahun 2026.

Baca Juga :  TMMD ke-127 Resmi Dimulai di Pasuruan: Ujian Janji Pembangunan Berbasis Desa

Selain mengikuti rangkaian kegiatan secara virtual, Polres Pasuruan juga melaksanakan kegiatan internal berupa penyerahan bantuan sosial kepada 10 warga masyarakat tani serta panen jagung secara simbolis oleh Wakapolres Pasuruan bersama para undangan.