PASURUAN | KABARPRESISI — Dukungan pemerintah daerah terhadap agenda air bersih dan sanitasi pesantren kembali ditegaskan dalam Festival Akses Air Bersih dan Sanitasi Pesantren Jawa Timur di Pondok Pesantren Ngalah, Purwosari, Pasuruan. Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, hadir mewakili Bupati Pasuruan yang tengah bertugas di Jakarta, sekaligus membuka acara yang digelar atas kolaborasi Danone Indonesia dengan dunia pesantren tersebut.
Mengawali sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan salam dari Bupati Pasuruan yang tidak dapat hadir secara langsung. “Saya mewakili Pemerintah Kabupaten Pasuruan, pertama menyampaikan salam dari Bapak Bupati karena beliau hari ini tidak bisa secara langsung menghadiri acara festival air bersih karena beliau ada kegiatan di Jakarta. Beliau memerintahkan saya, Wakil Bupati, untuk menghadiri acara festival ini,” ujarnya, Kamis (08/10/2026).
Ia pun menyampaikan terima kasih kepada jajaran pengasuh Pondok Pesantren Ngalah yang telah bersedia menjadi tuan rumah, serta kepada Danone Indonesia atas kepeduliannya terhadap dunia pesantren. “Pemerintah mengucapkan terima kasih besar-besarnya kepada jajaran pengasuh Pondok Pesantren Ngalah karena bersedia ditempati tempat festival hari ini. Yang kedua, saya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Danone karena pihak Danone hari ini punya kepedulian kepada pondok pesantren,” tuturnya.
Dalam paparannya, Wakil Bupati menyoroti perjalanan panjang regulasi pendidikan di Indonesia, mulai dari berdirinya negara pada 1949, lahirnya Undang-Undang Pendidikan Nomor 20 Tahun 2003, hingga Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang pendidikan keagamaan. Puncaknya, pada 2019 negara melahirkan Undang-Undang Nomor 18 tentang Pondok Pesantren. “Di sini negara tidak membedakan mana pendidikan negeri yang berplat merah, mana pendidikan swasta. Tidak ada bedanya. Karena setelah undang-undang itu lahir, maka kurikulum di pondok pesantren harus diakui oleh negara,” tegasnya.
Ia lantas mengungkapkan data penting terkait kondisi pesantren di Kabupaten Pasuruan. “Pak Karyanto, saya sampaikan bahwa pondok pesantren di Kabupaten Pasuruan ini lebih dari 150. Yang tadi disampaikan Pak Karyanto bahwa yang akses air bersihnya itu bagus cuma 58%, yang sanitasinya bagus hanya 38%,” ungkapnya, merujuk pada data yang disampaikan Director Sustainable Development Danone Indonesia, Karyanto Wibowo, dalam kesempatan yang sama.
Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah pusat telah memiliki program Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM), termasuk sanitasi berbasis pondok pesantren. Namun, ia menekankan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, pondok pesantren juga tidak bisa bekerja sendiri tanpa ada pengusaha, tanpa ada lembaga pembiayaan, tanpa masyarakat, tanpa wali murid. Oleh sebab itu, kami ucapkan terima kasih atas kolaborasi hari ini yang dilaksanakan Danone dengan pondok-pondok pesantren, terutama Pondok Pesantren Ngalah di Purwosari ini,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi bersama Danone Indonesia ini tidak berhenti pada satu kali pelaksanaan. “Mudah-mudahan festival air bersih ini bukan hanya untuk kali ini, tapi bisa dilaksanakan setiap tahun untuk menopang dan membantu program pemerintah Kabupaten Pasuruan,” harapnya.
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati menitipkan pesan optimistis bagi para santri peserta festival. “Mudah-mudahan dengan program ini nantinya akan lahir santri-santri yang tangguh, akan lahir santri-santri yang hebat, akan lahir calon pemimpin-pemimpin yang hebat. Karena santri hari ini, syubbanul yaum rijalul ghad—pemuda hari ini adalah pemimpin masa depan. Peserta festival hari ini adalah kelak yang akan menjadi pemimpin-pemimpin di masa datang, di Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.
Dengan mengucap basmalah, Wakil Bupati Pasuruan resmi membuka Festival Akses Air Bersih dan Sanitasi Pesantren Jawa Timur. Acara ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, Danone Indonesia, dan dunia pesantren mampu melahirkan perubahan mengalirkan kebaikan bagi santri, bagi pesantren, dan bagi Indonesia.($@n)
Wakil Bupati Pasuruan Tegaskan Dukungan Pemerintah, Apresiasi Danone Indonesia di Festival Air Bersih Pesantren











