banner 500x300

Laporan Prank Judi Sabung Ayam Gegerkan Warga dan Polisi di Pasuruan

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Sebuah laporan dugaan perjudian sabung ayam yang berujung prank (berita bohong) menggemparkan warga Dusun Sudimoro, Desa Pucang Sari, Kecamatan Purwodadi, Pasuruan, Sabtu (15/11).

Respons cepat Polres Pasuruan yang mendatangi lokasi justru menemukan fakta yang tak terduga: tidak ada aktivitas judi di tempat tersebut.

Suasana dusun yang biasanya tenang mendadak ramai ketika sejumlah besar personel polisi tiba untuk melakukan pengecekan. Kedatangan “tamu tak diundang” ini membuat warga yang sedang beraktivitas harian terkejut dan bingung.

Dalam video yang beredar, terlihat raut wajah warga yang bercampur cemas dan kebingungan. Seorang warga dalam rekaman itu bahkan menyindir, “Rek, kampungmu iso ngene ta rek… Padahal ini kampung baik,” ujarnya, menegaskan bahwa dusun mereka bukanlah tempat maksiat.

Baca Juga :  Polri, TNI dan Pemda Tembus Medan Ekstrem, Pastikan Kehadiran Negara bagi Warga Terisolasi di Pining Gayo Lues

M. Tahul, warga setempat, mengapresiasi kesigapan polisi, namun menyayangkan informasi yang diberikan ternyata palsu. “Polres Pasuruan sudah benar bergerak cepat. Tapi sayangnya malah di-*prank*,” katanya.

Kebingungan serupa diungkapkan seorang warga lain yang enggan namanya disebutkan. Ia menunjukkan bahwa lahan yang dituduh sebagai arena sabung ayam kini justru ditanami ketela. “Saya sampai bingung, kok tiba-tiba banyak polisi,” tuturnya.

Baca Juga :  Melawan Debu Keputusasaan: Konvoi "Hukum Berhati Nurani" YLBH Sarana Keadilan Rakyat Rayakan Senyum di Tengah Puing Semeru

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa polisi wajib menindaklanjuti setiap laporan masyarakat.

“Informasi yang masuk tampak meyakinkan, jadi kami langsung menuju lokasi. Namun setelah dicek, tidak ditemukan aktivitas perjudian. Kami justru di-prank,” jelas Joko.

Meski menjadi korban berita bohong, Polres Pasuruan memastikan komitmennya untuk tetap menanggapi setiap laporan warga dengan serius.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk lebih bijak dan tidak menyebarkan informasi palsu yang dapat menimbulkan keresahan dan menghamburkan sumber daya kepolisian.($@N/MAL)

banner 500x300