PASURUAN | KABARPRESISI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasuruan terus mengintensifkan pembinaan kepribadian bagi warga binaan. Kali ini, pembinaan keagamaan dilakukan dengan menggandeng Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kota Pasuruan sebagai mitra dalam memperkuat mental spiritual serta memperdalam pemahaman tentang amalan-amalan wajib dan sunnah selama menjalani pidana di Lapas Pasuruan, Jumat (25/09).
Kegiatan yang berlangsung di masjid lapas tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh warga binaan. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada pentingnya menjaga kualitas ibadah puasa wajib maupun sunnah, memperbanyak amalan sunnah seperti tadarus Al-Qur’an, mengerjakan sholat sunnah, memperbanyak sedekah, serta menjaga perilaku dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaian materinya, pemateri dari LDNU Kota Pasuruan mengajak seluruh warga binaan agar menjadikan masa pidana sebagai momentum muhasabah, menempuh taubatan nasuha, sarana melatih kesabaran, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta meningkatkan kedisiplinan dan keikhlasan dalam beribadah.
Kepala Lapas Pasuruan, Fahmi Rezatya Suratman, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan. “Kami berharap melalui pembinaan bersama LDNU ini, keimanan semakin kuat dan amalan sunnah dapat dijalankan secara istiqamah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa penguatan mental dan spiritual menjadi pondasi utama dalam membentuk pribadi yang lebih baik. Dengan bekal keimanan yang kuat, warga binaan diharapkan siap kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang membawa perubahan positif.
Suasana pembinaan berlangsung khidmat dan penuh kekhusyukan. Warga binaan tampak menyimak materi dengan seksama serta aktif dalam sesi tanya jawab, menunjukkan semangat mereka untuk terus belajar dan memperdalam ilmu agama.
Melalui sinergi yang terjalin antara Lapas Pasuruan dan LDNU Kota Pasuruan ini, diharapkan pembinaan keagamaan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun mental spiritual warga binaan agar semakin beriman, berakhlak, dan siap menata masa depan yang lebih baik.











