PASURUAN | KABAR PRESISI – Duka menyelimuti jamaah Masjid Baiturrahman yang terletak di Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.
Pasalnya, tangan jahil kembali beraksi membobol kotak amal di rumah ibadah tersebut pada Senin malam (16/02/2026).
Aksi pencurian ini baru terkuak pada Selasa sore (17/02/2026) saat pengurus masjid hendak memeriksa kotak tersebut.
Yang lebih menyita perhatian, aksi pencurian ini dilakukan dengan sangat rapi dan penuh perhitungan. Pelaku tampaknya sudah merancang aksinya dengan matang, lantaran sistem kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di lingkungan masjid dalam keadaan mati.
Akibatnya, tidak ada satu pun rekaman bukti visual yang bisa membantu penyelidikan pihak berwenang.
Kecurigaan pertama muncul saat Ustaz Hasani, salah satu pengurus masjid, hendak mengambil kotak amal pada pukul 16.18 WIB. Betapa terkejutnya beliau mendapati kondisi kotak amal dalam keadaan rusak parah.
Gembok kokoh yang selama ini menjadi pengaman tampak patah dan berserakan di lantai. Bekas goresan graji terlihat jelas di permukaan logam kotak, menandakan pelaku bekerja dengan peralatan khusus untuk melancarkan aksinya.
“Saya kaget sekali, Mas. Gemboknya sudah patah, ada bekas digraji. Isinya kosong,” ujar Ustaz Hasani dengan nada prihatin.
Warga sekitar pun tak bisa menyembunyikan keresahannya. Pasalnya, ini bukan kali pertama kotak amal Masjid Baiturrahman menjadi sasaran empuk pencuri.
Peristiwa serupa tercatat pernah terjadi beberapa waktu lalu, namun hingga kini pelaku belum juga berhasil diungkap.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti berapa nominal uang yang raib dalam peristiwa pencurian tersebut. Pihak pengurus masjid masih melakukan pendataan dan perhitungan perkiraan kerugian.
Peristiwa ini pun menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Desa Pandean. Mereka berharap aparat keamanan segera bergerak cepat mengusut tuntas kasus ini, serta mengimbau agar pengurus masjid lebih waspada dan memastikan sistem keamanan kembali berfungsi optimal.(Huri)











