banner 500x300

Kepala Desa Pejangkungan Sukses Tekan Angka Pengangguran Lewat Industrialisasi

banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Komitmen Kepala Desa Pejangkungan, H. Gofur, untuk memerangi pengangguran dan mendongkrak perekonomian warga membuahkan hasil yang signifikan.

Berkat kedekatan lokasi dengan kawasan industri, desa yang terletak di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan ini berhasil menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi H. Gofur yang memanfaatkan letak geografis Desa Pejangkungan yang berdekatan dengan pusat-pusat industri. Ia aktif menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan untuk membuka seluas-luasnya lapangan kerja bagi warga setempat.

Baca Juga :  Sertifikat Rumah Ditahan Bank Meskipun Utang Lunas, Nasabah di Pasuruan Alami Tekanan Beruntun

“Visi misi saya menjadi kepala desa adalah untuk mengurangi angka pengangguran dan bisa mendongkrak perekonomian warga. Satu hal pesan saya, dalam perekrutan karyawan tidak dikenakan biaya sama sekali,” tegas H. Gofur saat dikonfirmasi pada Kamis (18/9/2025).

Komitmennya tersebut diwujudkan dengan memastikan seluruh proses rekrutmen berjalan gratis dan transparan, melindungi warga dari praktik penipuan berkedok lowongan kerja. Langkah ini mendapatkan apresiasi tinggi dari warga.

“Kami banyak terima kasih kepada Pak H. Gofur atas komitmennya. Beliau berjuang penuh demi kemajuan desa. Sekarang kami tidak perlu bingung lagi mencari pekerjaan karena lapangan kerja sangat terbuka,” ujar salah seorang warga, Ahmad, yang kini berhasil bekerja di salah satu pabrik.

Baca Juga :  Truk Terguling Akibat Jalan yang Rusak, Warga Minta Perbaikan Segera

Selain fokus pada penyerapan tenaga kerja, upaya H. Gofur juga dinilai berhasil menciptakan stabilitas ekonomi di tingkat keluarga. Dengan memiliki penghasilan tetap, daya beli masyarakat meningkat dan perputaran ekonomi di desa pun menjadi lebih hidup.

Ke depan, Pemerintah Desa Pejangkungan berencana untuk tidak hanya menempatkan warga sebagai pekerja, tetapi juga mengembangkan program pelatihan keterampilan (upskilling).

Baca Juga :  Pesawat ATR IAT Hilang Kontak di Wilayah Maros-Pangkep, Tim SAR Dikerahkan

Tujuannya agar warga memiliki kompetensi yang lebih tinggi sehingga dapat mengisi posisi-posisi strategis dengan income yang lebih baik.(Huri).

Penulis: HuriEditor: M.Hasan