TULUNGAGUNG | KABARPRESISI — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tulungagung kembali menunjukkan komitmennya dalam membina dan memberdayakan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan pelatihan pembuatan sandal digelar pada Minggu (6/7) di ruang pembinaan Blok Wanita, dengan menyasar WBP perempuan sebagai peserta utama.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Cabang Tulungagung, yang memberikan pendampingan teknis langsung kepada para peserta. Tujuannya adalah meningkatkan keterampilan dan kemandirian WBP agar mereka memiliki bekal produktif setelah menyelesaikan masa pidananya.
Ketua PIPAS Cabang Tulungagung, Epa Ma’ruf, menjelaskan,”kegiatan ini merupakan wujud kepedulian PIPAS terhadap pemberdayaan perempuan di Lapas. Kami ingin WBP, khususnya para perempuan, memiliki keterampilan yang dapat menunjang kehidupan mandiri mereka nanti. Pembuatan sandal dipilih karena mudah dipelajari dan hasilnya bernilai ekonomis,” ujarnya.
Kepala Lapas Tulungagung, Ma’ruf Prasetyo Hadianto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PIPAS. Ia menegaskan bahwa program pelatihan keterampilan seperti ini akan terus diperkuat sebagai bagian dari pembinaan narapidana secara integratif.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai bekal WBP pasca-pembebasan. Kami akan terus mendukung sinergi dengan berbagai pihak untuk menghadirkan pelatihan yang positif dan aplikatif,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung lancar dan disambut antusias oleh peserta. Diharapkan, pelatihan ini dapat meningkatkan rasa percaya diri serta menumbuhkan semangat kewirausahaan di kalangan WBP perempuan Lapas Tulungagung. (SAN).