banner 500x300

Sementara Jakarta Ricuh, Pasuruan Berdoa untuk Kesatuan Bangsa

banner 120x600
banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Di tengah riuhnya gelombang demonstrasi yang mengguncang berbagai wilayah Indonesia, lantunan doa justru bergema lirih dari jantung Alun-alun Bangil, Pasuruan.

Ratusan orang dari beragam lapisan masyarakat berkumpul dalam sebuah doa bersama yang digelar Aliansi Jurnalis Pasuruan Bersatu (AJPB) pada Sabtu (30/08). Kehadiran mereka menjadi simbol harapan dan kerinduan akan kedamaian untuk negeri yang tengah dilanda ketegangan.

Aksi damai ini dihadiri oleh elemen masyarakat lintas profesi dan latar belakang. Terlihat barisan aparat kepolisian dan TNI berdiri bersisian dengan pengemudi ojek online, pedagang kaki lima, aktivis LSM, hingga awak media. Mereka duduk bersama tanpa sekat, bersatu dalam doa demi meredakan bara konflik yang menjalar di berbagai kota.

Baca Juga :  Perkuat Keamanan, Lapas Kelas IIB Tulungagung Gunakan Teropong untuk Pengawasan

Situasi nasional yang memanas, dengan jalanan ibu kota dan sejumlah daerah kerap dipenuhi massa pengunjuk rasa, menjadi latar belakang acara ini. Orasi seringkali berujung pada benturan yang merusak fasilitas umum dan memakan korban jiwa.

Salah satu korban yang dikenang adalah Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang tewas imbas kericuhan di Jakarta. Namanya menjadi pengingat pilu bahwa di balik unjuk rasa, nyawa bisa menjadi taruhannya.

Ketua AJPB, Henry Sulfianto, dengan suara tegas namun penuh keprihatinan, menyerukan pesan persatuan. “Jangan sampai kita terpecah belah dan terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah bangsa, baik dari negara asing, oknum tidak bertanggung jawab, maupun pihak yang punya kepentingan tertentu,” ujarnya.

Baca Juga :  Breaking News! Satreskoba Polres Pasuruan Babat Jaringan Narkoba, 2 Bandar Dibekuk

“Kami semua adalah NKRI. Mari kita jaga kedamaian dan ketenteraman negeri ini,” tambahnya.

Selain mendoakan agar Indonesia kembali kondusif, doa khusus juga dipanjatkan untuk almarhum Affan Kurniawan. “Semoga almarhum mendapat tempat terbaik dan keluarganya diberikan ketabahan. Aksi damai ini membuktikan bahwa di tengah perbedaan, masyarakat Pasuruan menjunjung tinggi kebersamaan dan berharap Indonesia kembali damai dan sentosa,” tutup Henry.

Baca Juga :  Diapresiasi Tim Penilai, Semangat Lapas Tulungagung Raih WBK 2025 Kian Membara

Di tengah terik matahari dan suasana nasional yang mencemaskan, lantunan doa di Alun-alun Bangil hari itu bagai oase.

Sementara jalanan ibu kota dipenuhi teriakan dan asap, Pasuruan menyalakan lilin harapan, membuktikan bahwa suara yang lembut kadang jauh lebih menggema daripada gemuruh kemarahan.($@n)

banner 500x300 banner 500x300
banner 500x300