banner 500x300

Truk Fuso Parkir Sembarangan di Titik Buta, Ancam Keselamatan Warga Desa Pandean

banner 500x300

PASURUAN | KABAR PRESISI — Sebuah truk Fuso yang terparkir di pinggir Jalan Industri PIER, Desa Pandean, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, bukan sekadar gangguan, tapi menjadi ancaman maut.

Kendaraan besar itu menghalangi sorot pandang atau titik pandang secara total, menciptakan “zona buta” yang membahayakan setiap pengguna jalan, terutama warga yang akan menyebrang.

Lokasi parkir truk yang tepat di depan persimpangan gang desa itu dinilai sangat sembrono. Kendaraan dari arah selatan yang hendak masuk ke gang, maupun warga yang keluar dari gang untuk menyebrang, sama-sama tak saling terlihat. Situasi itu bagai bom waktu, menunggu saat terjadinya benturan.

Baca Juga :  SPPG Kertosari #003 Resmi Beroperasi, Dukung Penanganan Stunting dan Ekonomi Lokal di Purwosari

“Ini sangat membahayakan. Ketika ada kendaraan keluar dari gang desa, tidak terlihat. Yang mau menyebrang, juga tidak terlihat. Sorot pandang mata terhalang total,” ungkap Suryadi, salah seorang warga setempat yang geram. Ia menegaskan bahwa warga merasa tidak nyaman dan terus was-was setiap kali truk tersebut memarkirkan diri di lokasi rawan tersebut.

Suryadi pun menyampaikan imbauan keras kepada semua pengguna kendaraan besar. “Saya mewakili warga mohon, kepada pengguna mobil Fuso atau mobil apapun, tolong kalau parkir jangan di pinggir jalan tepat di tempat penyebrangan. Ini sangat membahayakan pengguna jalan,” pintanya, Kamis (22/01/2026).

Baca Juga :  Resmi Dilantik, Dua Kepala Dusun Baru Desa Karangrejo Diberi Amanat Selesaikan Masalah di Akar Rumput

Ironisnya, aksi parkir sembarangan ini terjadi meskipun pihak PIER (kawasan industri) telah menyediakan tempat parkir khusus yang dilengkapi warung. Fasilitas yang seharusnya mencegah risiko justru diabaikan.

“Pihak PEIR sudah menyediakan tempat parkir berserta warungnya. Itu supaya mencegah kecelakaan,” tegas Suryadi kepada awak media di lokasi.

Harapan warga kini tertuju pada tindak lanjut tegas dari pihak berwenang dan kesadaran para sopir truk. Mereka mendesak agar kondisi berbahaya ini segera dikondisikan. “Harapan warga, tolong dikondisikan. Jangan ada lagi mobil terparkir di tempat penyebrangan, karena di situ rawan kecelakaan,” tutup Suryadi dengan nada khawatir.

Baca Juga :  Polsek Gempol Ungkap Jaringan Peredaran Uang Palsu Lintas Wilayah Hingga Subang

Lokasi yang seharusnya menjadi akses aman bagi warga, kini berubah menjadi spot menyeramkan akibat ulah parkir liar. Nyawa dan keselamatan warga dipertaruhkan setiap harinya, menunggu solusi konkret sebelum bencana yang ditakutkan benar-benar terjadi.(HURI)