BOJONEGORO | KABAR PRESISI – Di tengah guyuran berkah bulan suci, semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali menggelora di Desa Gapluk, Kecamatan Purwosari, Bojonegoro.
Ribuan hati seakan berdenyut seirama dalam sebuah acara yang bukan hanya merajut silaturahmi, tetapi juga meneguhkan komitmen perjuangan di jalan kebaikan.
Pagar Nusa Rayon Pondok Pesantren Darussalam Pusat sukses menggelar acara buka bersama yang khidmat, dirangkai dengan pembagian 100 paket zakat kepada masyarakat setempat pada Rabu, 18 Maret 2026.
Momen yang dikenal sebagai Hari Babu ini menjadi saksi bisu bagaimana generasi muda pencak silat tak hanya jago di arena, namun juga tajam dalam kepedulian sosial.
Lapangan Ponpes Darussalam yang menjadi lokasi acara sejak sore hari sudah dipenuhi semangat persaudaraan. Tak kurang dari 250 anggota Pagar Nusa turut hadir, menyatu dengan warga sekitar dalam balutan kehangatan Ramadhan.
Wajah-wajah penuh syukur terpancar jelas saat para penerima manfaat menerima paket zakat yang dibagikan satu per satu.
Dalam sambutannya yang penuh haru, Ketua Rayon Pagar Nusa Ponpes Darussalam Pusat, Abdul Hanafi, menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak yang telah bersinergi.
Secara khusus, ia menitipkan doa dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para sesepuh dan pendukung utama, yakni Ki Kinting Angin dan Ki Suro Gentho, yang dinilai telah menjadi motor penggerak suksesnya acara tersebut.
“Perjuangan ini tidak akan berarti tanpa gotong royong. Terima kasih kepada Ki Kinting Angin, Ki Suro Gentho, dan seluruh anggota yang telah berkontribusi, baik tenaga, pikiran, maupun materi.
Semoga tahun depan kita bisa berbagi lebih banyak lagi, untuk saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Hanafi dengan suara bergetar penuh harap.
Puncak acara yang dinanti-nantikan bukan hanya sekadar santap hidangan berbuka, melainkan juga momen sakral pengukuhan generasi penerus. Sebanyak 25 calon anggota baru resmi dikukuhkan dan menerima sertifikat sebagai tanda sah menjadi bagian dari keluarga besar Pagar Nusa Rayon Ponpes Darussalam Pusat.
Mereka disambut dengan jubah kebanggaan dan amanah untuk terus menjaga marwah organisasi di garis perjuangan.
Acara yang berlangsung dari sore hingga malam itu ditutup dengan doa bersama. Nuansa haru dan bahagia menyelimuti seluruh rangkaian kegiatan, seolah menjadi simbol bahwa di bulan yang penuh ampunan ini, berbagi dan memperkuat persaudaraan adalah jihad terindah.
Dengan semangat “Tetap di Garis Perjuangan”, Pagar Nusa Darussalam tak hanya mencetak kader yang tangguh secara fisik, tetapi juga peka terhadap denyut nadi masyarakat di sekitarnya.($@n)











