banner 500x300

Isu Takaran BBM di SPBU Patal Lawang, Polres Malang : Masih Sesuai Standar

Foto : Polres Malang melakukan pengecekan di SPBU 54.651.74, Lawang, Kabupaten Malang, Rabu (9/4/2025).
banner 120x600
banner 500x300

KABARPRESISI.COM

MALANG | Menindaklanjuti viralnya pemberitaan terkait dugaan pengurangan takaran BBM di SPBU Patal Lawang, Kepolisian Resor Malang, Polda Jatim, langsung bergerak cepat bersama instansi terkait melakukan pengecekan teknis di lapangan, Rabu (9/4/2025).

Pengecekan dilaksanakan di SPBU 54.651.74 yang berada di Desa Bedali, Kecamatan Lawang. Dalam kegiatan ini, tim gabungan terdiri dari Unit Tipidter Satreskrim Polres Malang, Disperindag Kabupaten Malang, UPT Metrologi Legal, Pertamina, dan perwakilan Hiswana Migas.

Kegiatan difokuskan pada pengujian terra atau akurasi takaran BBM jenis Pertalite di Nozzle nomor 5 dan 6. Pengujian dilakukan menggunakan bejana ukur 20 liter, 5 liter, dan 1 liter dalam berbagai kondisi—baik kering maupun basah.

Baca Juga :  Investasi di Bidang Olahraga: Pasuruan Pacu Prestasi lewat Festival Olahraga Tradisional KORMI

“Seluruh hasil pengujian menunjukkan penyimpangan volume masih dalam ambang batas toleransi yang diperbolehkan, yakni 0,5% dari total volume,” ujar Kasatreskrim Polres Malang, AKP Muchammad Nur usai pelaksanaan pengecekan, Rabu (9/4).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk tindak lanjut atas maraknya pemberitaan di media daring dan sebagai upaya menjamin kepastian hukum serta perlindungan konsumen.

Dari total 14 kali pengujian, penyimpangan terukur berkisar antara -80 ml hingga -25 ml pada bejana 20 liter dan 5 liter—masih berada di bawah ambang batas wajar yang ditetapkan UPT Metrologi Legal Kabupaten Malang. Bahkan, pengujian dengan bejana 1 liter menunjukkan takaran yang tepat tanpa selisih.

Baca Juga :  Inikah Contoh Nasionalisme Anggota Dewan? Bendera Sakti Cuma Berkibar di Tiang Sambungan

“Kami menindaklanjuti informasi viral secara profesional dan terbuka. Hasil pengecekan menunjukkan takaran BBM pada SPBU tersebut masih dalam standar metrologi,” tegasnya.

Diketahui, SPBU Patal Lawang terakhir kali melakukan tera ulang resmi pada Februari 2025. Proses pengecekan hari ini juga melibatkan pengawas SPBU serta perwakilan media untuk memastikan transparansi di lapangan.

 

AKP Nur menegaskan akan terus melakukan pengawasan dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait guna mencegah potensi kecurangan di SPBU lain di wilayah hukumnya.

Baca Juga :  Lapas Probolinggo Berikan Remisi Umum dan Khusus kepada Ratusan Narapidana dalam Rangka HUT RI ke-80

“Langkah ini sekaligus menunjukkan komitmen Polres Malang dalam menjamin hak masyarakat sebagai konsumen dan menjaga kepercayaan publik terhadap distribusi BBM,” pungkas AKP Muchammad Nur.

banner 500x300 banner 500x300
banner 500x300