banner 500x300

Inikah Contoh Nasionalisme Anggota Dewan? Bendera Sakti Cuma Berkibar di Tiang Sambungan

banner 120x600
banner 500x300

PASURUAN | KABARPRESISI – Cara pemasangan bendera Merah Putih di kediaman seorang anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi PKS berinisial F menyedot perhatian dan menuai kritik tajam dari kalangan aktivis.

Polemik ini bermula dari penggunaan tiang bendera yang disambung, yang dinilai tidak mencerminkan penghormatan yang layak terhadap simbol negara.

Sugito, seorang aktivis senior asal Kelurahan Pogar, Bangil, menyampaikan kritik pedasnya ketika dikonfirmasi pada Jumat (29/8/2025). Ia menegaskan bahwa nasionalisme harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar narasi.

“Nasionalisme itu bisa dengan mudah diucapkan dengan narasi yang indah, tapi jiwa nasionalisme itu dibuktikan dengan sikap, tindakan, dan perilaku nyata. Pemasangan bendera dengan tiang sambungan semacam ini yang dilakukan oleh salah satu anggota dewan berinisial ‘F’ sungguh satu tindakan yang perlu dipertanyakan jiwa nasionalismenya,” tegas Sugito.

Baca Juga :  Polwan Polres Pasuruan Berikan Edukasi Keselamatan dan Pencegahan Kekerasan Asusila kepada Santri

Lokasi rumah anggota dewan tersebut strategis, tepat berada di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, sehingga mudah terlihat oleh publik. Meski sang anggota dewan berargumen bahwa yang terpenting adalah bendera Merah Putih tetap berkibar, para pengkritik memiliki pandangan berbeda.

Bagi mereka, esensi pengibaran bendera terletak pada kehormatan dan penghormatan terhadap simbol negara. Penggunaan tiang yang tidak utuh dan hanya disambung dinilai mengurangi kesakralan dan keagungan Sang Saka Merah Putih.

Baca Juga :  Kolaborasi Multisektor dalam Jalan Sehat HUT RI ke-80 Rutan Bangil

Guna memperoleh keterangan yang berimbang, awak media telah berupaya mengonfirmasi Ketua Fraksi PKS DPD Kabupaten Pasuruan, Agus, serta sekretarisnya, Adib, melalui aplikasi WhatsApp pada Jumat malam.

Namun, hingga berita ini ditayangkan pada Sabtu (30/8/2025), tidak ada respons yang diterima dari kedua pihak tersebut. Anggota dewan yang bersangkutan juga enggan memberikan jawaban atas kritik yang ditujukan kepadanya.

Sementara itu, Ketua RW setempat, Paktik, yang juga merupakan orang yang menggati tiang bendera sambungan tersebut, menyayangkan tindakan anggota dewan tersebut.

“Seharusnya sebagai anggota dewan memberi contoh yang baik, ternyata asal-asalan dengan memasang tiang bendera sambungan. Anggota dewan seharusnya menunjukkan jiwa nasionalisme, jangan hanya mengejar jabatan saja,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Blok M Pasuruan Gelar Ronda Malam, Tingkatkan Keamanan dan Kebersamaan

Sejauh ini, belum ada klarifikasi resmi baik dari Fraksi PKS DPD Kabupaten Pasuruan maupun dari sekretaris fraksi PKS terkait polemik tersebut.

Masyarakat pun menanti tanggung jawab moral dan sikap yang jelas dari wakil rakyatnya dalam menghormati simbol negara.($@n)

banner 500x300 banner 500x300
banner 500x300