PASURUAN | KABAR PRESISI – Satu hari setelah longsor dahsyat merenggut nyawa Sueb (46) dan menghancurkan hidup keluarganya, gelombang kepedulian pun tiba.
Pada Sabtu (6/12/2025) pagi, Polres Pasuruan langsung hadir melangkah di atas reruntuhan duka di Dusun Tlogosari, menyalurkan bantuan sosial bagi keluarga yang porak-poranda diterjang bencana.
Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolsek Nongkojajar, AKP Budi Luhur Sedjati, mewakili Kapolres Pasuruan AKBP Jazuli Dani Iriawan, S.I.K., M.Tr.Opsla., berlangsung dari pukul 08.00 hingga 11.00 WIB.
Kehadiran aparat kepolisian ini bukan sebagai penegak hukum semata, melainkan sebagai sahabat yang turut merasakan nestapa.
“Polri hadir untuk membantu dan meringankan beban keluarga korban. Ini adalah tanggung jawab sosial dan panggilan jiwa kami di tengah masyarakat yang sedang terluka,” ungkap Kapolres Jazuli Dani Iriawan, suara lirih namun penuh keyakinan, menyapa keluarga Sueb yang masih terbungkus pilu.
Bantuan sosial tersebut diserahkan secara khusus kepada keluarga mendiang Sueb, warga Dusun Tlogosari RT 2 RW 1, yang tewas tragis sehari sebelumnya. Ia meregang nyawa saat berusaha menyelamatkan ternak sapinya dari amukan material longsor yang menghancurkan rumah dan kandang miliknya.
Kehadiran dalam momen penuh empati itu tidak hanya dari kepolisian. Tampak hadir Camat Tutur/Nongkojajar Hendi Candra Wijaya, Kepala Desa Tlogosari Prayitno, serta personel TAGANA dan PMI Kabupaten Pasuruan.
Mereka bersama-sama dengan delapan personel Polsek Nongkojajar membentuk satu kesatuan langkah untuk mengobati luka warga.
Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako dan makanan, sebuah bantuan konkret di tengah kesulitan yang tiba-tiba menyergap.
“Harapan kami, bantuan ini dapat menjadi sedikit penopang di saat keluarga korban menghadapi masa-masa terberat mereka,” tambah Kapolres, menegaskan bahwa tindakan ini adalah wujud nyata solidaritas dan empati Bhayangkara.
Aksi tanggap dan peduli ini menjadi rangkaian respons cepat Polres Pasuruan pascabencana, membuktikan bahwa di balik seragam, ada hati yang turut berduka dan tangan yang siap mengulurkan bantuan ketika bumi sedang tidak bersahabat.($@n)











