PASURUAN | KABAR PRESISI – Sebuah video yang merekam dugaan aksi perselingkuhan di sebuah gudang di Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, mendadak viral dan menggegerkan warga setempat.
Peristiwa yang diduga terjadi di gudang milik TH, yang berlokasi di Dusun Bunut Selatan, Desa Pejangkungan, ini turut melibatkan penggerebekan oleh tokoh masyarakat.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa penggerebekan dilakukan pada hari Selasa (17/02/2026) sekitar pukul 17.45 WIB, menjelang waktu magrib.
Aksi tersebut diketahui dilakukan oleh sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Ainul Sekretaris Desa (Sekdes) setempat yang ikut serta dalam penggerebekan.
Menurut keterangan saksi di lokasi, saat digerebek, keduanya sedang berada di dalam gudang. Pria yang diduga terlibat tidak mengenakan atasan, hanya bercelana pendek.
Sementara wanita tersebut mengenakan baju hijau dan terlihat sedang merapikan pakaiannya. Saat situasi mulai tenang, TH terlihat duduk di atas lemek atau tikar, sedangkan wanita tersebut telah memakai jaket hitam dan berdiri tak jauh dari tempat kejadian.
Peristiwa ini disebut-sebut terjadi di area gudang yang tidak sepenuhnya tertutup, di mana di samping lokasi kejadian terparkir sebuah mobil.
Menanggapi kabar yang semakin meluas, awak media berusaha melakukan konfirmasi langsung kepada TH, pemilik gudang sekaligus pria yang disebut-sebut dalam video tersebut.
Melalui sambungan telepon, TH dengan tegas membantah tuduhan perselingkuhan yang dialamatkan kepadanya.
“Perselingkuhan itu tidak benar, tidak ada buktinya. Saat itu saya sedang bekerja di gudang saya sendiri untuk memperbaiki bibit. Mungkin ada pihak-pihak yang iri kepada saya,” ungkap TH kepada awak media.
Sementara itu, ketika dimintai konfirmasi lebih lanjut, Sekdes setempat justru memberikan pernyataan yang berbeda. Ia mengaku tidak memahami secara detail peristiwa yang terjadi.
Saat diwawancarai, ia juga melarang awak media untuk memegang telepon genggam miliknya dengan alasan khawatir akan direkam.
Tak hanya itu, Saihu, pemilik gudang di sebelah lokasi kejadian, juga angkat bicara. Ia membenarkan bahwa wanita yang berada di dalam gudang tersebut adalah seorang istri dari warga Rembang. Namun, ia mengaku tidak paham mengenai tuduhan perselingkuhan yang beredar.
“Kalau soal perselingkuhan, saya kurang paham. Mungkin itu tuduhan tanpa data,” ujar Saihu singkat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi yang masuk ke pihak kepolisian terkait peristiwa tersebut. Kebenaran informasi ini masih memerlukan klarifikasi lebih lanjut dari berbagai pihak terkait.(Huri)











